Lewati ke konten utama

Diriset dan diperiksa faktanya melalui proses editorial J-Compass; tim editorial kami meninjau sumber dan akurasi sebelum diterbitkan. Lihat metodologi kami →
Terjemahan ini disediakan sebagai referensi untuk kemudahan Anda. Versi bahasa Inggris adalah versi yang berlaku. Baca versi asli bahasa Inggris →

Perlengkapan siaga gempa rumah tangga

Perlengkapan siaga gempa rumah tangga dirancang untuk menyediakan pasokan air, makanan, dan perlengkapan selama tiga hari agar keluarga Anda dapat berlindung di dalam rumah atau segera keluar mengungsi sewaktu-waktu. Panduan resmi menetapkan batas minimal tiga hari dan menargetkan persediaan satu pekan untuk menghadapi bencana berskala besar.12

Konfirmasikan detail terkini dengan sumber resmi

Prosedur, biaya, dan persyaratan dapat berubah sewaktu-waktu. Konfirmasikan detail terkini pada laman kesiapsiagaan bencana Kantor Kabinet dan panduan pemerintah kota setempat Anda.

Gambaran umum​

Perlengkapan ini dibagi menjadi tiga bagian: air dan makanan dalam takaran anjuran resmi, peralatan pokok untuk penerangan dan informasi, serta dokumen, uang tunai, dan obat-obatan yang disimpan dalam kantong kedap air. Simpanlah di dua lokasi: tas siaga bencana (go-bag) di dekat pintu keluar dan stok cadangan di rumah.13

Belilah makanan yang biasa Anda konsumsi dan putar stoknya melalui konsumsi harian (rolling-stock). Pemerintah secara eksplisit menganjurkan pendekatan persediaan bergulir ini daripada menimbun lemari dengan ransum darurat yang tidak biasa Anda makan.1

Air dan makanan: takaran kebutuhan​

Rencanakan 3 liter air minum dan air memasak per orang untuk setiap harinya.12 Untuk dua orang dewasa selama tiga hari, dibutuhkan sekitar 18 liter air; sesuaikan perhitungan dengan jumlah anggota keluarga Anda dan tingkatkan persediaan hingga cukup untuk satu pekan jika tempat penyimpanan memungkinkan.2

Kebutuhan air untuk menyiram toilet dan mencuci berada di luar perhitungan tersebut. Siapkan tangki polietilena berisi air keran, atau biasakan membiarkan bak mandi tetap terisi penuh, dengan tetap memperhatikan pengawasan ketat jika Anda memiliki anak kecil.1

Kebutuhan makanan dihitung 3 kali makan per orang setiap harinya: beras (termasuk nasi cepat saji/alpha rice), makanan kaleng, makanan kering, dan biskuit.3 Jika rumah Anda jauh dari tempat kerja atau sekolah, simpanlah persediaan untuk sekitar tiga hari di lokasi tersebut juga, meliputi air, makanan, satu selimut atau selimut termal per orang, toilet portabel, dan perlengkapan sanitasi pribadi.3

Lapisi piring dengan plastik pembungkus makanan untuk menghindari mencuci piring

Saat aliran air keran terhenti, setiap piring yang dicuci akan menghabiskan cadangan air simpanan. Melapisi piring dengan plastik pembungkus (plastic wrap) serta menggunakan tisu basah untuk membersihkan tangan dapat menghemat air hingga berhari-hari.2

Perlengkapan utama, rincian per barang​

BarangTujuan penggunaan
Air minum, 3 liter per orang per hariMinum dan memasak minimal selama 3 hari1
Makanan tahan lama, 3 porsi makan per orang per hariMakan tanpa gas atau aliran listrik3
Radio portabel bertenaga bateraiSiaran darurat ketika jaringan komunikasi terputus3
Senter disertai baterai cadanganPenerangan tanpa listrik dari jaringan PLN3
Kotak P3K dan obat-obatan daruratPenanganan cedera sebelum bantuan tiba3
Selimut atau lembar termal, satu per orangMenjaga kehangatan di ruangan tanpa pemanas3
Toilet portabel, tisu, perlengkapan sanitasiSanitasi tanpa air untuk menyiram (flush)2
Baterai portabel (power bank)Menjaga ponsel tetap menyala untuk peringatan dan komunikasi3
Sarung tangan kerja, masker debu, kantong plastik, perkakas serbaguna (multitool)Pembersihan dan perbaikan darurat mandiri
Kacamata atau lensa kontak cadanganBantuan penglihatan jika milik Anda rusak atau hilang hanyut
Sepatu dan pakaian yang nyamanBerjalan keluar melintasi reruntuhan
Salinan kertas daftar kontak dan foto keluargaMenghubungi keluarga saat ponsel kehabisan daya baterai

Takaran dan jenis pada tabel di atas mengacu pada panduan resmi saat penulisan; konfirmasikan daftar terbaru di laman Kantor Kabinet karena rekomendasi barang dapat diperbarui dari waktu ke waktu.13

Dokumen, uang tunai, dan obat-obatan​

Kemaslah tas tahan air berisi 在留カード (zairyū kādo, "kartu izin tinggal"), paspor, kartu asuransi kesehatan, dan dokumen keuangan penting lainnya.3 Tambahkan persediaan obat resep rutin untuk satu pekan serta salinan resep dokter tersebut.

Bawalah uang tunai. Mesin ATM dan terminal pembayaran kartu dapat padam berhari-hari setelah gempa besar, dan toko-toko yang buka lebih awal biasanya hanya menerima uang kertas dan koin.1

Simpan di dua tempat terpisah​

Simpan tas siaga (go-bag) di dekat pintu keluar: dokumen, uang tunai, obat-obatan, radio, senter, baterai portabel, air, dan makanan untuk satu hari. Seluruh sisa persediaan disimpan sebagai stok rumah di bawah tempat tidur atau di lemari untuk bertahan di tempat (shelter in place).1

Pemisahan ini mengantisipasi dua skenario. Tas siaga dibawa saat evakuasi; jika apartemen Anda retak namun tetap aman ditinggali, Anda dapat mengandalkan stok rumah. Periksa kedua tempat penyimpanan tersebut dalam siklus pengecekan yang sama.3

Perkiraan biaya dan waktu peremajaan berkala​

Perlengkapan dasar yang lengkap membutuhkan biaya sekitar 10.000 hingga 20.000 JPY di toko serba ada, toko obat besar, dan toko daring spesialis barang kebencanaan (per September 2026; konfirmasikan harga terkini dengan peritel). Mulailah dari air, makanan, senter, dan radio; lengkapi sisanya secara bertahap dalam beberapa kali belanja.

Perbarui barang-barang yang mudah rusak atau kedaluwarsa setiap 6 bulan dan tinjau seluruh perlengkapan setahun sekali.3 Hubungkan siklus ini dengan momen yang mudah diingat: titik ekuinoks, pergantian musim, atau jadwal pembaruan dokumen izin tinggal Anda.

Jadwalkan peremajaan berkala atau perlengkapan Anda akan kedaluwarsa tanpa disadari

Baterai bisa bocor, makanan melewati tanggal kedaluwarsa, dan obat-obatan kehilangan khasiatnya tanpa tanda-tanda yang jelas terlihat. Perlengkapan darurat tanpa jadwal peremajaan hanyalah hiasan semata.3

Temukan peta bahaya (hazard map) pemerintah kota Anda​

Perlengkapan darurat menjaga Anda tetap bertahan hidup; sedangkan peta bahaya (hazard map) memandu ke mana Anda harus membawanya. Setiap pemerintah kota menerbitkan peta bahaya yang menandai zona banjir, tanah longsor, dan tsunami serta lokasi tempat penampungan yang ditentukan untuk lingkungan wilayahnya.

Mulailah dengan mengakses Portal Peta Bahaya nasional yang dikelola oleh Kementerian Pertanahan, Infrastruktur, Transportasi, dan Pariwisata di https://disaportal.gsi.go.jp/, yang menyajikan data risiko nasional dalam satu peta terpadu.4 Kemudian, ikuti tautan portal menuju peta terbitan pemerintah kota setempat Anda dan konfirmasikan tempat penampungan serta zonanya terlebih dahulu, mengingat batas-batas zona dapat diperbarui secara berkala.4

Hal yang perlu diketahui​

Bak mandi adalah tangki air cadangan kedua Anda​

Air minum selalu menjadi prioritas dalam daftar belanja, namun kebutuhan menyiram toilet dan mencuci membutuhkan volume air yang jauh lebih besar. Membiarkan bak mandi tetap terisi air secara teratur ditambah tangki cadangan polietilena menutupi kebutuhan air rumah tangga yang tidak tercakup dalam takaran 3 liter per hari tersebut.1

Uang tunai, bukan kartu, untuk beberapa hari pertama​

Pemadaman listrik melumpuhkan mesin ATM, mesin kasir, dan terminal pengisian saldo sekaligus. Simpanlah uang tunai pecahan kecil di dalam tas siaga; uang pas akan mempermudah transaksi ketika penjual tidak memiliki uang kembalian.1

Tanggal kedaluwarsa habis tanpa disadari​

Makanan kaleng dapat menggelembung, baterai berkarat, dan perban plester mengering, semuanya terjadi tanpa terlihat dari luar di dalam tas yang tertutup rapat. Buka dan keluarkan seluruh isi tas secara menyeluruh pada setiap jadwal peremajaan, periksa setiap tanggal kedaluwarsa, dan gantilah barang apa pun yang masa berlakunya tinggal enam bulan atau kurang.3

Lihat juga​

References​

Footnotes​

  1. Prime Minister's Office. "Disaster preparedness: stockpiling (sonae)." https://www.kantei.go.jp/jp/headline/bousai/sonae.html ↩ ↩2 ↩3 ↩4 ↩5 ↩6 ↩7 ↩8 ↩9 ↩10 ↩11

  2. NHK World. "Preparing for disasters by stockpiling daily supplies (multilingual portal)." https://www3.nhk.or.jp/nhkworld/en/multilingual_links/en/disaster/5399/ ↩ ↩2 ↩3 ↩4 ↩5

  3. Government Public Relations Online. "Disaster special: preparing in advance (ACTION01)." https://www.gov-online.go.jp/tokusyu/bousai/preparation.html ↩ ↩2 ↩3 ↩4 ↩5 ↩6 ↩7 ↩8 ↩9 ↩10 ↩11 ↩12 ↩13 ↩14 ↩15

  4. Ministry of Land, Infrastructure, Transport and Tourism. "Hazard Map Portal Site (Hazard Map Portal)." https://disaportal.gsi.go.jp/ ↩ ↩2